Selasa, 2008 November 18

manusia biasa

18 Nopember 2008,

Memasuki hari ini segudang harapan terngiang dibenak, usia yang selalu berkurang akan tetapi keberhasilan tidak kujung menghampiri. Aku terus berfikir bagaiman bisa memperoleh tambahan penghasilan karena biaya hidup kian hari kian mencekik!

Usaha,....!
aku juga bekerja,
aku juga punya usaha sampingan, tapi?

apakah harus aku berganti haluan?maksudku main set menjalani hidup harus aku ubah! caranya?

itulah yang hampir tiap hari aku pikirkan, aku cari solusi, aku selalu cari info untuk bisa bangkit, menghasilkan, bisa mencukupi kebutuhan dan membahagiyakan orang-orang terkasih tercinta.

sungguh ironis, keberanian yang aku punya dan kupupuk, kulatih dari kecil tiba-tiba melemah bahkan hampir menghilang....!

seperti apa aku dihadapan Allah penciptaku?

seperti apakah aku dimata kedua orang tua dan seorang ibu angkat yang dari kecil mengurusku?

kapankah kesuksesan itu menghampiri??

Rabu, 2008 Oktober 29

kisah lalu


Orang biasa seperti saya "susah berkembang" kata para pakar pendidikan (guru TK, SD, SMP, bahkan guru SMA). lha terus gimana nasib masa depan saya yang hanya buruh ketik, nasib istri saya, nasib anak-anak saya, nasib peternakan saya, nasib jualan saya, nasib orang-orang terdekata yang harus saya perhatikan??
Orang biasa seperti saya "susah berkembang" kata para pakar IT dan telematika (bang Onno, Mr. RS bahkan kang ajat tukang servis [kulkas, tv, ac, blender, kipas angin, strika, monitor komputer juga ngutak atik tape recorder)
Orang biasa seperti saya "susah berkembang" kata para pakar kepribadian karena menurut mereka ga ada pribadinya sama sekali (rumah megah pribadi, mobil pribadi, perusahaan pribadi, investasi pribadi trus eehm pribadi)
Orang biasa seperti saya "susah berkembang" kata para pakar .............
Aah inikah keputus asa'an karena sering baja postingan and pendapat para pakar???
Dasar korban pendapat orang...ayo jadi diri sendiri, bejuang, maju, dan berfikir dengan hati nurani, kejujuran, boleh menoleh pada pendapat orang tapi tetep keadilan ada dalam hati nurani......